Tawuran pemuda menghiasi malam Takbiran


Malam takbiran tahun ini, suasana mencekam  karena tradisi tawuran pemuda itu baru pertama kali terjadi di tempat tinggalku dimalam takbiran. Entah semacam tradisi, pembalasan dendam, atau mencari sensasi. Tawuran, keroyokan, bahkan banting mercon sangat mengganggu warga masyarakat di malam takbiran. Penyimpangan sosial dianggap sebagai bentuk sosialisasi yang tidak sempurna atau kegagalan dari proses sosialisasi atau pendidikan.  Perilaku manusia, baik yang menyimpang atau tidak, dikendalikan oleh norma dan nilai yang dihayati. Proses sosialisasi yang tidak sempurna akan menghasilkan perilaku yang menyimpang. Proses sosialisasi yang tidak sempurna timbul karena nilai-nilai atau norma-norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi, sehingga seseorang bertindak tanpa memperhitungkan resiko yang akan terjadi.

Contohnya di masyarakat seorang pemimpin idealnya bertindak sebagai panutan atau pedoman, menjadi teladan namun kadangkala terjadi pemimpin justru memberi contoh yang salah, seperti melakukan KKN. Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang, dan tetap saja terus dilakukan.Contoh lain pada anak sulung perempuan, dapat berperilaku seperti pria sebagai akibat sosialisasi yang tidak sempurna di lingkungan keluarganya. Hal ini terjadi karena ia harus bertindak sebagai ayah, yang telah meninggal. Perilaku menyimpang yang telah parah juga dapat timbul sebagai akibat tidak sempurnanya proses sosialisasi dalam keluarga.

Namun penyimpangan terhadap budaya normatif  tidak selalu  buruk akibatnya. Ada penyimpangan positif, yaitu misalnya penyimpangan yang mempunyai dampak positif karena unsur inovatif, kreatif dan memperkaya wawasan seseorang.  Penyimpangan positif ini mengarah pada nilai-nilai sosial yang didambakan meskipun cara yang dilakukan tampak menyimpang dari norma yang berlaku, contoh bentuk penyimpangan yang bersifat positif adalah dalam lingkungan masyarakat yang masih tradisional, adanya emansipasi wanita. Jadi wanita yang melakukan kegiatan tertentu (berkarier) di masyarakat yang masih tradisional dianggap pamali  atau tabu. Namun penyimpangan ini biasanya lama-lama akan diterima masyarakat sesuai perkembangan zaman.Untuk itu warga masyarakat harus mengarahkan warganya untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku.

Misalnya dengan cara-cara yang perfentif antara lain : mengaktifkan fungsi dan peranan lembaga sosial, memberi pendidikan baik formal maupun non formal dilembaga masyarakat, meningkatkan pendidikan moral dan etika, memberikan sosialisasi yang baik kepada anak sejak dini, tidak mudah bergaul dengan orang yang baru dikenal, mengadakan penyuluhan atau sosialisasi melalui spanduk,poster, iklan dan gambar, Selanjutnya dengan penerapan sanksi yang tegas.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s