Contoh Surat Perjanjian Jual Beli

PERJANJIAN JUAL BELI MOBIL

 

Perjanjian jual beli mobil ini dibuat dan ditandatangani pada hari Rabu, tanggal 28 (dua puluh delapan) Nopember 2012 (dua ribu dua belas) di SMA Negeri 1 Prambanan oleh dan antara:

Nama               : Hanif Saifullah

Pekerjaan         : PNS

Alamat              : Klaci II Margoluwih, Seyegan, Sleman

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Herdinsyah Anhar El-Hakim selaku pemilik Showroom Mobil Abadi Jaya, berdasarkan surat kuasa tertanggal 15 (lima belas) Nopember 2012 (dua ribu dua belas) yang terlampir bersama ini. Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama                : Dinda Rahayu, S. Pd

Jabatan            : Guru SMA Negeri 1 Prambanan

Alamat            : SMA Negeri 1 Prambanan, Yogyakarta

Berdasarkan surat tugas No 01/PJB/2012 tanggal 20 (dua puluh) Nopember 2012 (dua ribu dua belas) yang terlampir bersama ini, sehingga mewakili Marzuki, M. Pd yang diwakili dalam kedudukannya sebagai kepala sekolah SMA Negeri 1 Prambanan sehingga bertindak untuk dan atas nama SMA Negeri 1 Prambanan yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Dengan ini para pihak bersepakat untuk melakukan transaksi jual beli satu unit mobil di Showroom Mobil Abadi Jaya di Kota Semarang, dengan rincian sebagai berikut:

Merk                            : Suzuki APV

Jenis                            : Mini bus

Tahun                          : 2012

Warna                          : Hitam

Nomor mesin               : A456KL678905

Nomor rangka             : H7PO200C6M634890

Nomor polisi               : H 4353 DP

Yang akan diatur lebih lanjut dalam pasal-pasal sebagai berikut:

Pasal 1

Kesepakatan

(1)   Para pihak bersepakat untuk mengadakan transaksi jual beli satu unit mobil dengan harga Rp 140.000.000,00 (seratus empat puluh juta rupiah).

(2)   Dengan cara atau alasan apapun, harga mobil sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) tidak dapat dilakukan perubahan.

Pasal 2

Cara Pembayaran

(1)   Pembayaran harga jual mobil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilakukan oleh Pihak Kedua dengan cara bertahap.

(2)   Pembayaran tahap pertama dibayar dengan satu unit mobil dinas yang telah diganti menjadi plat nomor hitam (penggantian plat nomor diatur dalam pasal lain) dengan rincian sebagai berikut:

Merk                            : Suzuki APV

Jenis/Mobil                  : Mobil

Tahun                          : 2005

Warna                          : Silver

Nomor mesin               : L789YU123456

Nomor rangka             : B9ER200H9B654098

Nomor polisi               : AB 1020 SN

Yang diserahkan bersama dengan penandatanganan surat perjanjian ini.

(3)   Mobil dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dalam Pasal ini oleh Pihak Pertama dibeli dengan harga Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

(4)   Sisa pembayaran dilakukan satu bulan setelah perjanjian jual beli mobil ini ditandatangani, yang berjatuh tempo  pada tanggal 31 Desember 2012.

Pasal 3

Penyerahan Obyek

(1)   Penyerahan obyek jual beli dilakukan setelah pelunasan pembayaran

(2)   Penyerahan dilakukan dengan pengiriman obyek jual beli kepada Pihak Kedua melalui jasa pengiriman barang paling lambat 2 (dua) minggu pelunasan pembayaran dilakukan.

(3)   Biaya pengiriman obyek jual beli dibebankan kepada Pihak Kedua

Pasal 4

Perubahan Nomor Plat Mobil

Mobil dinas yang memiliki nomor plat merah, dilakukan perubahan menjadi nomor plat hitam oleh Pihak Kedua sebelum penandatanganan perjanjian jual beli ini.

Pasal 5

Balik Nama

(1)   Balik nama Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dilakukan oleh Pihak Kedua

(2)   Pihak Pertama membantu proses balik nama Buku Pemilik Kendaraan Bermotor

(3)   Biaya balik nama Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) menjadi tanggungan Pihak Kedua

Pasal 6

Komisi Perantara

(1)   Komisi perantara dalam transaksi jual beli mobil sebesar 10% dari harga jual mobil.

(2)   Beban komisi perantara ditanggung oleh kedua belah pihak dengan beban Pihak Pertama 5% dan Pihak Kedua 5%.

Pasal 7

Pembatalan Perjanjian

(1)   Pihak Pertama dapat membatalkan perjanjian ini apabila Pihak Kedua belum melakukan pelunasan pembayaran harga pembelian mobil dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

(2)   Pihak Kedua dapat membatalkan perjanjian ini apabila obyek yang diperjualbelikan tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

 

Pasal 8

Sanksi-Sanksi

(1)   Bilamana Pihak Kedua terlambat melakukan pembayaran tahap kedua sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) Pasal 2, maka Pihak Kedua wajib membayar denda 0,1% dari sisa pembayaran per hari.

(2)   Bilamana Pihak Pertama terlambat mengirimkan obyek yang diperjualbelikan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) Pasal 2, maka biaya pengiriman obyek menjadi tanggungan Pihak Pertama.

Pasal 9

Pernyataan Lalai

Lewatnya setiap batas waktu yang telah ditentukan tersebut telah merupakan cukup bukti bahwa Pihak yang bersangkutan tersebut telah melakukan kewajiban serta kesanggupannya, sehingga untuk hal tersebut tidak diperlukan peringatan terlebih dahulu, ataupun upaya hukum yang dimaksud.

 

Pasal 10

Force Majeur

Bilamana di kemudian hari terjadi keadaan yang memaksa (force majeur), para pihak tidak bertanggungjawab atas terlaksananya hak dan kewajiban, yang meliputi hilang/musnahnya obyek jual beli dan kebijakan pemerintah yang mengakibatkan para pihak tidak dapat melaksanakan pekerjaannya (hak dan kewajiban).

Pasal 11

Penyelesaian Sengeketa

(1)   Bilamana di kemudian hari dalam pelaksanaan perjanjian terjadi persengketaan diantara para pihak, maka penyelesaiannya melalui musyawarah kekeluargaan.

(2)   Apabila dengan musyawarah kekeluargaan belum tercapai suatu kesepakatan antara para pihak, maka diselesaikan melalui Pengadilan Negeri setempat.

Pasal 12

Lain-lain

(1)   Bilamana terjadi  kerusakan pada mobil yang diperjualbelikan selama proses pembayaran belum berakhir menjadi tanggungjawab Pihak Pertama.

(2)   Bilamana terjadi kerusakan pada mobil setelah proses pelunasan pembayaran, maka menjadi tanggungjawab Pihak Kedua.

(3)   Apabila ada hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini, maka dapat diubah atau ditambahkan sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

 

Pasal 13

Penutup

Demikian perjanjijan ini dibuat, disetujui dan ditandatangani dalam rangkap dua untuk masing-masing pihak dengan disaksikan oleh dua orang saksi.

 

Sleman, 28 Nopember 2012

Pihak II                                                                                                                                                                                                           Pihak I

 

Dinda Rahayu, S. Pd                                                                                                                                                                                 Hanif Saifullah

Saksi-saksi:

  1. Indar Wahyuningsih
  2. Kurniawan Adi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s