Negara Hukum Modern dan Implementasi Asas Negara Hukum


Asas negara hukum yaitu negara yang berdiri di atas hukum yang menjamin keadilan kepada warga negaranya. Dewasa  ini Negara hukum modern di bagi menjadi :

  1. Negara hukum Eropa Continental

Negara hukum ini di pelopori oleh Kant dan Fichte, yang mengemukakan paham liberalisme yang menentang kekuasaan absolute dari para raja. Dalam paham ini menghendaki tidak adanya campur tangan pemerintah secara langsung terhadap penyelenggaraan kepentingan rakyat, pemerintah hanya mengawasi dan bertindak apabila terjadi perselisihan antara anggota masyarakat dalam menyelenggarakan kepentinganya, sehingga sikap pemerintah menjasi pasif.

Sistem hukum Eropa Kontinental dikenal juga dengan sebutan Romano-Germanic Legal System adalah sistem hukum yang semula berkembang di dataran Eropa. Titik tekan pada sistem hukum ini adalah, penggunaan aturan-aturan hukum yang sifatnya tertulis, berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.

  1. Negara hukum anglo saxon

Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar bagi putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon). Sistem Hukum Anglo Saxon cenderung lebih mengutamakan hukum kebiasaan, hukum yang berjalan dinamis sejalan dengan dinamika masyarakat. Pembentukan hukum melalui lembaga peradilan dengan sistem jurisprudensi dianggap lebih baik agar hukum selalu sejalan dengan rasa keadilan dan kemanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat secara nyata.

Implementasi  asas negara hukum sekarang ini

Perjalanan sistem  hukum Indonesia merupakan campuran dari sistem hukum-hukum Eropa Continental dan hukum Anglo Saxion. Pada  abad ke-17 masuk kebudayaan Eropa-Amerika. Jika hukum adat yang ada di Indonesia, dihubungkan dengan corak dasar kedua sistem hukum yang paling berpengaruh (Eropah Kontionental dan Anglo Saxon), cenderung lebih dekat dengan sistem Ango Saxon.

Pada masa kolonial Belanda, dengan penerapan asas konkordansi, maka hukum yang berlaku di Hindia Belanda sejalan dengan hukum yang berlaku di Belanda yang menganut sistem hukum Eropa Kontinental. Dengan demikian, sistem Eropah Kontinental pernah dilaksanakan di Indonesia.

Dalam perkembangan hukum di Indonesia setelah kemerdekaan, pengaruh Sistem Eropah Kontinental tampak dilakukan kodifikasi dan unifikasi. Sistem hukum Indonesia yang penuh dengan dinamika ini tidak mengesampingkan keluwesan hukum Anglo Saxion serta tidak menghilangkan suasana kebatinan masyarakat Indonesia.

Negara yang berasaskan hukum,terkait dengan konsep rechtsstaat dan rule of  law. Para ahli di Eropa Kontinental seperti Immanuel Kant dan Julius Sthal, menggunakan istilah rechtstaat, sedangkan dalam Anglo Amerika, konsep Negara hukum yaitu rule of law, yang dikembangkan oleh A.V. Dicey. Menurut  J. Sthal, ada empat unsure rechtsstaat, yaitu :

  1. Hak-hak manusia
  2. Pemisahan atau pembagian kekuasaan untuk menjamin hak-hak itu (di Negara Eropa Kontinental biasanya disebut Trias Politca)
  3. Pemerintah berdasarkan peraturan-peraturan (wetmatigheid van bestuur)
  4. Peradilan adminstrasi dalam perselisihan.

Sedangkan unsur-unsur Rule of law menurut A.V. Dicey, yaitu :

  1. Supremasi aturan-aturan hukum (supremacy of the law)
  2. Kedudukan yang sama dalam menghadapi hukum (equality before of law)
  3. Terjaminnya hak-hak manusia oleh undang-undang.

Bukti Indonesia sebagai Negara hukum : – penjelasan UUD 1945 “ Indonesia adalah Negara yang berdasarkan hukum dan bukan Negara yang berdasarkan kekuasaan belaka” – pasal 1 ayat 3 “ Negara Indonesia adalah Negara hukum” Jadi substansi tentang konsep Negara hukum adalah:

a. Adanya paham konstitusi

b. system demokrasi kedaulatan rakyat

Sumber:

Miriam Budiardjo.2005. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Wisono. 2010. Sistem Hukum Eropa Kontinental dan Sistem hukum Anglo Saxon.

(http://pakwis.wordpress.com/2010/11/03/sistem-hukum-eropa-kontinental-dan-sistem-hukum-anglo-saxon/

Musri Nauli. 2011. Kesemrawutan Hukum Indonesia. (http://hukum.kompasiana.com/2011/04/02/kesemwrawutan-hukum-indonesia/

(http://sudut-sepi.blogspot.com/2012/02/sistem-hukum-indonesia-unikum-yang.html/

(http://www.scribd.com/doc/13753602/rangkuman-Hukum-Tata-Negara/

2 thoughts on “Negara Hukum Modern dan Implementasi Asas Negara Hukum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s