Ideologi-Ideologi Politik

Ideologi-Ideologi Politik

1.Ideologi Liberalisme dan Kapitalisme

Ideologi ini tumbuh dari konteks masayrakat Eropa pertengahan abad ke-18.Ketika itu anggota masyarakat terikat satu sama laindalam suatu sistem dominasi kompleks dan kukuh,dan pola hubungan dalam sistem ini bersifat statis dan sukar berubah.Kaum aristokrat saja yang diperkenankan memiliki tanah, golongan feodal ini pula yang menguasai proses politik dan ekonomi, sedangkan para petani berkedudukan sebagai penggarap tanah yang dimiliki oleh patronnya, yang harus membayar pajak dan menyumbangkan tenaga bagi sang patron.

Para petani bahkan tidak diperkenankan pindah ke tempat lain yang dikehendaki tanpa persetujuan sang patron(bangsawan).Akibatnya, mereka tidak lebih sebagai milik pribadi sang patron. Sebaliknya, kesejahteraan para penggarap itu seharusnya ditanggung oleh sang patron.Kegiatan itu dimonopoli oleh kaum aritokrat,maksudnya pemilikan tanah oleh kaum bangsawan ,hak-ahak istimewa gereja, peranan politik raja dan kaum bangssawan, dan kekuasaan gilde-gilde dalam ekonomi merupakan bentuk-bentuk dominasi yang melembaga atas individu.Dengan demikian, kebaikan suatu masyarakat diukur dari seberapa tinggi individu berhasil mengembangkan kemampuan-kemampuan dan bakat-bakatnya.Ideologi ini dianut di Inggris dan koloni-koloninya termasuk Amerika Serikat. (Ramlan Surbakti,1992:33-35)

Prinsip-Prinsip Ideologi Liberalisme dan Kapitalisme

Ada sejumlah prinsip-prinsip yang dapat dijelaskan dari ideologi Liberalisme dan Kapitalisme yaitu:

● Mementingkan Individu(the emphasis on the individual).Mendewakan hak milik pribadi dengan membuka jalan selebar-lebarnya agar setiap orang mengerahkan kemampuan dan potensi yang ada untuk meningkatkan kekayaan dan memeliharanya serta tidak adanya menjahatinya.Oleh karena itu, dibuat peraturan yang cocok untuk meningkatkan dan melanearkan usaha serta tidak ada campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi, kecuali dalam batas-batas yang sangat diperlukan oleh peraturan umum dalam rangka mengokohkan keamanan.

●Memperlakukan pemikiran orang lain secara sama(treat the other’s reason equality).Konsep satu orang satu suara(one man one vote) adalah bukti,bahwa pendekatan kualitatif lebih dikedepankan berbanding kualitatif dalam pengambilan keputusan politik atau kebijakan apapun.Cara seperti ini memang mempresentasikan setiap individu,dengan demikian persoalan moral, etika dapat dikalahkan dengan banyak suara.

●Percaya terhadap persamaan dasar semua manusia(hold the basic equality of all human).Ini berarti bahwa manusia,setiap individu memiliki peluang yang sama dakam berkompetisi.Hak-hak yang sama.

●Kebebasan berbicara(free of speakers).Setiap individu bebas mengemukakan pendapat,melakukan kritik dan debat mengenai berbagai masalah yang ada dan dibincangkan masyarakat umum.Kebebasan bicara merupakan sarana untuk mendapatkan akses informasi secara lebih terbuka dan jelas.

●Pemerintah dilakukan dengan persetujuan yang diperintah (government by the people or the governed).Rakyat secara individu memiliki hak partisipasi politik secara aktif melalui berbagai alat atau sarana politik yang ada guna mengontrol pemimpin politik yang menjadi kepercayaan sekaligus wakil dalam menjalankan kebijakan politik menuju kepada kesejahteraan rakyat.

●Pemerintah berdasarkan hukum(the rule of law).Ini menegaskan bahwa walau politik juga dihasilkan dari proses demokrasi,artinya yang menang memang memilki hak untuk mengendalikan kekuasaan.Kekuasaan hanya salah satu sarana kepemilikan pribadi dalam merbut kepentingan.Agar tidak disalah gunakan,diperlukan perangkat hukumuntuk mengotrol kekuasaan itu.

●Negara adalah alat (the state in instrument).Negara berperan untuk melindungi rakyat sebagi warga negara.Negara sebagai organisasi tertinggi dan terkuat bagi mengekspresikan kepentingan warga negaranya mengenai apa yang harus diperjuangkan.Sebab itu negara tidak memiliki hak semena-mena.

●Adanya pemisahan dan pembagian kekuasaan pada lembaga negara(the separation and distribution of state institutions).Hal ini diperlakukan agar terjadi apa yang dikenal dengan check and balance, terjadinya kehidupan politik permerintahan dan negara dalam kewenangan yang ‘‘terbelah’’ agar tidak terjadi tindakan tirani dari negara atas warganya.

●Percaya terhadap Tuhan sebagai pencipta (trust in god as the creator) .kaum liberalisme dan kapitalisme percaya adanya Tuhan,tetapi sebagai sesuatu yang pribadi dan bersifat ritual.

●Menolak Dogmatis(refuse dogmatis).Ini disebabkan filosofis kaum liberalisme dan kapitalisme adalah rasionalisme.(Firdaus Syam,2007:263-264)

Dalam system politik liberalisme, mempunyai system ekonomi kapitalisme. Traditional capiyalism, often called free market or laissez-faire capitalism, is characterize :

Private ownership of property

No legal limit on the acoumulation of property

The free no government intervention un the economy

The profit motive many see this as driving forces of capitalism (Lyman Tower Sargent,1987:73)

2. Ideologi Konservatisme     

Menurut paham konservatif masyarakat dan kelompok masyarakat yang lain tidak sekadar penjumlahan unsur-unsurnya,dan suatu kelompok lebih dapat menciptakan kebahagiaan yang lebih besar dari pada yang dapat diciptakan oleh anggota masyarakat secara individual.Ideologi ini ditandai dengan gejala-gejala berikut.Pertama, masyarakat yang terbaik adalah masyarakat yang tertata.ini berarti masyarakat harus memiliki struktur yang stabil sehingga setiap orang mengetahui, bagaimanakah ia harus berhubungan dengan orang lain.Kedua,untuk menciptakan masyarakat yang tertata dan stabil itu diperlukan suatu pemerintah  yang mengikat tetapi bertanggung jawab.Ketiga paham ini menekankan tanggung jawab pada pihak penguasa dalam masyarakat untuk membantu pihak yang lemah.Sisi konservatif inilah yang menimbulkan untuk pertama kalinya negara kesejahteraan(welfare-state) dengan program-program jaminan sosial bagi yang berpenghasilan yang rendah.(Ramlan Surbakti,1992:35-37)

3. Ideologi Sosialisme dan Komunisme

Sosialisme dan Komunisme lahir menjadi suatu kekuatan ideologis sebagaireaksi atas ketidaksetujuan dan penentangan keras terhadap keberadaan Liberalisme dan Kapitalisme sebagai ideologi yang menekankan kepentingan individualisme serta kuat berpegang kepada pandangan hasil pemikiran yang rasionalisme semata.Sosialisme dan Komunisme sebagai suatu kekuatan ideologi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,sebab dalam perjalanan sejarahnya, dua paham ini memiliki sifat dan metode gerakan politik maupun apa yang menjadi cita-cita akhir plitiknya sangatlah berbeda.( Firdaus Syam,2007:265)

Sosialisme bagian peertama muncul pada abad lesembilan belas dikenal sebagai sosialis utopia.Sosialisme ini lebih didasarkan pada pandangan kemanusiaan,dan meyakini kesempurnaan watak manusia.Penganut paham ini berharap dapat menciptakan masyarakat sosialis yang dicita-citakan dengan kejernihan dan kejelasan argumen, bukan dengan cara-cara kekerasan dan revolusi.Pada perkembangan berikutnya, analisis sosialisme tampak lebih jelas.Paham ini berkeyakinan kemajuan manusia dan keadilan terahalang dengan lembaga hak milik atas sarana produksi.Menurut paham ini pemecahannya ialah dengan membatasi atau menghapuskan hak milik pribadi dan menggantinya dengan pemilikan bersama atas sarana produksi.(Ramlan Surbakti,1992:37)

Selanjutnya Komunisme yang mulai populer dipergunakan setelah revolusi di tahun 1830 di Prancis.Dalam paham ini menghendaki perubahan pemerintahan yang bersifat parlementer dan dihapuskannya raja.Akan tetapi yang terjadi malah dihapuskannya sistem republik dan Louis Philippe naik sebagai raja, ini melahirkan gelombang munculnya perkumpulan revolusioner rahasia di Paris pada tahun-tahun tiga puluhan, terutama ditahun empat puluhan.Istilah komunis itu dipergunakan terhadap perkumpulan-perkumpulan serta paham yang dianutnya,terutama pada pengikut Etienne Cabet(1788-1856) yang juga terkenal sebagai golongan dicari.( Firdaus Syam,2007:279)

Perbedaan utama antara Sosialisme dan Komunisme terletak pada sarana yang digunakan untuk mengubah kapitalisme menjadi sosialisme.Ciri-cirinya pada paham Sosilaisme berkeyakinan perubahan dapat dan seyogyanya dilakukan dengan cara-cara damai dan demokratis.Paham Sosialisme juga lebih luwes dalam hal perjuangan perbaikan nasib buruh secara bertahap, dan dalam hal kesediaan berperanserta dalam pemeritahan yang belum seluruhnya menganut sistem sosoalisme.Paham Sosialis ini lebih banyak diterapkan di negara-negara Eropa Barat.(Ramlan Surbakti,1992:37)

Ciri-ciri paham Komunisme berkeyakinan perubahan sistem keyakinan kapitalisme harus dicapai dengan cara-cara revolusioner,sangat menghalalkan kekerasan radikal,dan pemerintahan oleh diktator proletariat sangat diperlukan pada masa transisi.Orang-orang Komunis percaya historikal materialis,sebab mereka memendang soal-soal spiritual hanya sebagai efek sampingan akibat dari keadaan perkembangan materi termasuk ekonomi.Kemudian pengendalian kebijakan berada ditangan segelintir orang yang disebut Polit Biro,dengan sendirinya kebijakan ekonomi juga dilakukan secara tersentral.Paham komunis inipernah di terapkan di bekas negara Uni Soviet dan negara-negara Eropa Timur.(Firdaus Syam,2007:276-291)

4.Ideologi Fasisme

Paham ini merupakan tipe nasionalisme yang romantis dengan segala kemegahan upacara dan simbol-simbol yang mendukungnya untuk mencapai kebesaran negara.Hal itubakan dicapai apabila terdapat seorang pemimpin kharismatik sebagai simbol kebesaran negara yang didukung oleh masyarakat.Dukungan ini tercipta berkat indoktrinasi, slogan-slogan dan simbol-simbol yang ditanamkan oleh sang pemimpin dan aparatnya.Paham ini pernah diterapkan di Jerman, Jepang, Italia, dan Spanyol tetapi penerapan paham ini sangat bervariasi di antara negara-negara tersebut.(Ramlan Surbakti,1992:38-39)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s